Kepada: si ansos
Kau tahu apa arti dari anti-sosial? Aku juga tidak. Mungkin orang yang tidak menginginkan keramaian atau orang yang tidak mau bergaul. Contohnya? Ya, kau itu. Jangan tersinggung. Aku hanya ingin berbicara berdasarkan fakta. Gerak gerik yang kau lakukan, menunjukkan ke-anti-sosial-an mu.
Dalam sebuah ruangan baru, kau hanya diam. Sibuk dengan gadgetmu, padahal di dalam gadget itu kau tidak melakukan apa-apa, selain scroll bawah scroll atas. Kau hanya menunggu seseorang lebih dulu berbicara denganmu.
Dalam sebuah ruangan yang sudah "kulino" dengan penghuninya, kau tetap diam. Sekarang kau sibuk dengan novel yang kau pegang. Padahal, kau sudah hafal apa isi dari novel tersebut. Kau hanya sesekali menyapa orang yang kamu kenal dengan senyuman, kadang dengan sedikit basa yang basi, tidak lebih.
Dalam sebuah kelompok yang sudah kau kenal baik, kau sibuk mendengarkan mereka. Tertawa jika bernada lucu, sedih jika mendengar hal yang tidak bagus, dan menjawab jika ada yang bertanya.
Dalam social media, kau berusaha untuk tidak menjadi seperti dirimu di dunia nyata. Kau mencoba untuk berbeda. Kau mencoba untuk menjadi seseorang yang menyenangkan, tapi gagal. Kau malah seperti seorang pengacau, dan akhirnya kau memutuskan untuk kembali menjadi dirimu di dunia nyata.
Aku tahu, walaupun sikapmu seperti itu, kau juga memiliki sahabat yang menerimamu apa adanya. Kau terlihat sangat bahagia dan bebas saat bersamanya. Tapi, kau tidak bisa terus menerus mengandalkannya, karena ia juga butuh satu waktu untuk tidak diandalkan.
Aku juga tahu, dulu kau tak seperti ini. Dulu, kau anak kecil yang ceria. Tetapi terlalu banyak kekecewaan yang kau dapatkan dari pertemanan, hingga akhirnya kau memilih untuk diam dan menilai, kemudian baru memilih.
Aku sangat tahu, di balik diammu itu, kau adalah orang yang baik. Kau berusaha untuk melakukan apa yang bisa untuk membantu temanmu. Tapi, jika kau terus seperti ini, mereka akan salah menilai. Kau akan dianggap seperti anak yang sombong, aneh, dan menyebalkan. Sebenarnya tidak ada salahnya menjadi anak yang anti-sosial. Tapi, kita di ciptakan sebagai makhluk sosial kan. Jadi? Kau bisa jawab sendiri kan?
with love,
NK (si ansos)

kamu jangan anti sosial doong, ayo lebih banyak tersenyum dann ceria :D jangan takut bila tak mendapat respon baik, kamu bisa cari lagi teman lain, cari lagi lagi dan terus mencarii. di dunia ini ada banyak orang baik koookk yeayy semangatt
BalasHapus- ika, tukangpos