Aku melihatnya dalam diam. Tubuh kecil dan rambut sedikitnya juga dengan kacamata menempel di wajahnya, justru membuatku tertarik untuk terus meliriknya. Sering kali aku melihatnya sedang sibuk dengan telepon genggamnya. Terkadang ia tertidur-- berbaring di tempat sepi dan menutup wajahnya dengan kain-- di sebuah tempat sepi. Pesonanya semakin terpancar ketika ia mementingkan berbincang dengan Penciptanya dibading dengan rekannya. Sungguh, aku sangat ingin mengenalnya.
typo
Underline
"Memaafkan bukan berarti kalah. -Moses" —Remember When by Winna Efendi
"Kenapa masih sulit melupakan walaupun sudah terluka? -Moses" —Remember When by Winna Efendi
"Kenangan itu cuma hantu di sudut pikir. Selama kita cuma diam dan nggak berbuat apa-apa, selamanya dia tetap jadi hantu. Nggak akan pernah jadi kenyataan. -Luhde" —Perahu Kertas by Dee
"Love is like raindrop. Coldly, it drenches me. Will i catch a cold that give me pain as that time again?" —Rain Drop, song by IU
"Never mind, i'll find someone like you. I wish nothing but the best for you" —Someone Like You, song by Adele
"I'll always love rain cause in the rain they don't know that i'm crying" —http://melancholika.wordpress.com
"Takdir orang emang gak selalu bagus, tapi semua itu ada saatnya"— Shinta Putri Wulandari
"Mistery & curiosity are the keys to enjoy of being an admirer and being admired"—Shitlicious
it's me!
- Nindya
- Allah is my God-- tough; weak; strong; have a dream; have a choice; love a laugh; have a great family; have a nice friends; have an ugly cat; pink; blue; beautiful colour; accounting; writting; STITCH; Fido Dido; and much more
Minggu, 20 November 2016
Senin, 05 Oktober 2015
Page 277 of 365
Aku terjebak pada 2 pilihan yang tak memilihku. Ya benar, aku disuruh memilih namun aku tidak dipilih oleh keduanya. Aku mengagumi salah satunya dan aku menyukai satu yang lainnya. Aku cemburu melihat salah satunya bersama dengan yang lain, dan aku juga sangat tidak ingin melihat satu yang lainnya dekat dengan yang lain. Ketika aku memikirkan salah satunya, satu yang lainnya menyusul untuk muncul di dalam pikiranku. Kadang aku tertawa melihat keadaan menyedihkan ini, kadang aku menasihati diriku sendiri dengan kalimat "lepaskan keduanya" tapi ketika aku telah tersadar aku melakukan hal itu lagi
Minggu, 27 September 2015
Page 269 of 360
Hai...
Akhir-akhir ini aku diselimuti rasa takut, bingung, cemas, juga patah hati. Entah apa penyebabnya saling berkaitan atau memang saling terpisah dan kebetulan timbul secara bersamaan.
Sabtu, 08 Agustus 2015
Page 220 of 365
Tentang pertemanan, tentang perjuangan untuk mempertahankan pertemanan.
Tentang rasa menyayangi teman, tentang rasa takut kehilangan teman.
Apakah aku terlalu memaksakan?
Jika iya, tolong maafkan.
Jika tidak, beri aku sedikit penjelasan sependek atau sepanjang apapun itu.
Apakah aku terlalu terbawa perasaan yang buruk?
Jika iya, tolong maklumi. Aku berusaha meredam perasaan buruk ini.
Jika tidak, tolong beri aku alasan yang menyembuhkanku.
Aku hanya ingin sebuah kebahagiaan dari pertemanan yang terjalin.
Bukan, bukan karena aku menginginkan sebuah pemberian atau pencitraan.
Apakah aku salah?
Minggu, 19 Juli 2015
Page 200 of 365
Jangan melihat orang dari ekspresi yang ia tunjukkan, walaupun hanya dugaan. Dugaan adalah sebuah kesimpulan yang belum pasti yang dibuat karena belum kuatnya bukti. Syukur kalau dugaan itu benar pada faktanya, tapi biasanya dugaan itu meleset dan berujung pada tuduhan. Secara langsung ataupun tidak, tuduhan dapat merugikan pihak-pihak yang bersangkutan, bisa merugikan yang dituduh karena itu bukan hal yang sebenarnya, bisa juga merugikan yang menuduh karena terlalu mengurusi urusan orang, akan menjadi stres sendiri. Belajar untuk tidak menilai orang marah ataupun senang dari ekspresinya. Lihat ekspresinya, temui faktanya, dan buat kesimpulan. Semoga aku bisa merubah kebiasaanku
Minggu, 12 Juli 2015
Page 194 of 365
Ketika mendambakan seseorang di sekitarmu namun tidak tersentuh, mungkin dia bukan jodohmu.
Ketika mendambakan seseorang yang jauh dan terlalu jauh untuk disentuh, hanya diri sendiri yang tersalahkan.
Ketika kegembiraan menutupi hati yang bersedih, hanya mata yang dapat menggambarkannya.
Ketika senyuman melambangkan kesedihanmu, tangislah yang akan memaksa keluar.
Tidak ada maksud, tidak ada tujuan, tidak ada arti. Inilah hatiku sebenarnya.