Kepada: @shintawulanda
Assalammualaikum, Shinta Putri Wulandari. Bagaimana liburanmu? Menyenangkan? Pastinya ya. Apa yang kamu lihat selama di sana? Aku penasaran, dan ingin mendengar cerita-ceritamu saat di Yogya dari mulai berangkat dari Stasiun Senen sampai kembali lagi. Aku ingin melihat rona wajahmu yang bahagia bercerita tentang itu semua, terutama tentang seseorang yang spesial yang pergi bersamamu.
Apakah kamu masih memikirkan "mereka" yang omdo? Aku harap tidak. Itu hanya akan menjadi beban di pundakmu tanpa bisa disembuhkan. Maafkanlah dan acuhkan saja "mereka". Namanya juga hidup ya, shin. Pasti kita akan selalu berurusan dengan yang namanya masalah. Hihi.
Pasti kamu bertanya-tanya, siapa aku. Atau jangan-jangan kamu sudah tau siapa yang menulis surat ini? Hihi. Tapi tentunya kamu tidak tahu kan apa tujuanku mengirim surat kaleng ini kan?
Begini, dua hari sebelum kamu berlibur ke Yogya, aku sempat main ke rumahmu. Ingat? Di sana kita mengobrol dan bercanda bersama. Nah, di akhir-akhir aku ingin pulang, kamu bercerita tentang #30HariMenulisSurarCinta yang sedang kamu ikuti. Sambil menjelaskan, kamu sedang bersiap-siap untuk menulis surat cinta hari ke-5, tapi aku halangi karena aku masih ingin bercerita banyak denganmu. Hihi. Kekanakan ya aku. Padahal, aku juga berniat ikut. Aku jadi merasa bersalah karena sejak hari itu sampai sekarang kamu belum mulai menulis lagi (entah saat membaca ini kamu sudah mulai lagi atau belum). Entah karena masih terbawa suasana liburan, atau karena idemu hilang karena hari itu aku menghalangimu :(.
Sudah mulai jelaskah tujuan dari suratku ini? Sebenarnya aku hanya ingin memberimu semangat untuk menulis kembali. Kalau perlu aku ingin menari-nari ala cheerleaders agar kamu semakin semangat.
Masih ada sekitar 14 hari lagi tersisa. Kamu masih bisa menumpahkan segala ide gila ke dalam suratmu. AYO KAMU HARUS SEMANGAT! CEMUNGUDH EAAA (lihat! Aku rela jadi alay untuk mendukung kamu)
Wassalammualaikum.
With love,
Secret friend (xoxo)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar